5. Gemar berjalan kaki
Rasulullah saw selalu berjalan kaki
ketika hendak menuju masjid, pasar, medan jihad, mengunjungi rumah
sahabat, sillaturrahim dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, pori- pori
kulit terbuka, keringat dan racun (toksin) dari dalam tubuh akan keluar,
dan peredaran darah akan berjalan dengan lancar. Ini penting sekali
untuk memelihara kesehatan jantung.
 |
| Artikel LDII Aliran Sesat 3 |
6. Tidak pemarah
Nabi
Muhammad saw apabila marah tanpa disertai dengan emosi. Marah disertai
emosi menunjukkan tidak adanya keikhlasan dan kecintaan kepada orang
yang dimarahi. Artinya marah Rasulullah saw hanya tampak dari wajah,
tetapi nurani Beliau tetap menunjukkan sikap kasih sayang.
Nasihat
Beliau saw kepada salah seorang Sahabat : "Janganlah Marah !", diulangi
sampai 3 kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan muslim
bukanlah terletak pada kekuatan jasadnya saja, melainkan lebih dari itu
yakni dilandasi dengan kebersihan dan kesehatan jiwa terutama ketika
menghadapi amarah.
Beberapa cara/ tips untuk mengatasi amarah :
- Mengubah posisi badan ketika sedang marah, bila berdiri maka duduklah, dan bila sedang duduk maka berbaringlah
- Membaca ta 'awudz, karena marah itu berasal dari setan
- Segeralah berwudhu, kemudian
- Shalat dua rokaat agar mendapat ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati.
- Banyak tips lainnya.